| Meringkas Data |
|
|
|
| Ditulis oleh Muhammad Idris | ||||||||||||
| Jumat, 24 April 2009 16:30 | ||||||||||||
|
Pada modul ini, Anda akan memperlajari apa itu fungsi agregat SQL dan bagaimana menggunakannya untuk meringkas data tabel. 6.1 Menggunakan Fungsi AgregatSeringkali data perlu diringkas tanpa mengambil semua data, dan SQL menyediakan fungsi khusus untuk tujuan tersebut, queri SQL menjadi sering digunakan untuk mengambil data dengan tujuan analisa dan laporan. Fungsi Agregat adalah fungsi-fungsi yang beroperasi pada sekumpulan baris untuk menghitung dan menghasilkan sebuah nilai tunggal. Untuk memudahkan tipe pengambilan ini, SQL mengutamakan serangkaian fungsi pada Tabel 6.1. Tabel 6.1 Fungsi Agregat SQL
Berikut penjelasan mengenai penggunakan setiap fungsi.
Fungsi AVG()AVG() digunakan untuk menghasilkan nilai rata-rata dari field khusus dengan menghitung kedua nomor pada record-record di dalam tabel dan jumlah nilai-nilainya. AVG() juga dapat digunakan untuk menghasilkan nilai rata-rata dari semua field atau dari field atau record khusus. Berikut ini contoh pertama penggunakaan AVG() untuk menghasilkan harga rata-rata dari semua barang dalam tabel Barang : INPUT SELECT AVG(harga) AS Harga_Rata_Rata FROM Barang
OUTPUT Harga_Rata_Rata --------------- 6.061429 ANALYSIS Statemen SELECT tersebut menghasilkan nilai tunggal Harga_Rata_Rata, yang berisi harga rata-rata dari seluruh barang di dalam tabel Barang. Harga_Rata_Rata adalah alias[1]. AVG() juga dapat digunakan untuk menentukan nilai rata-rata dari field-field atau record khusus. Contoh berikut ini menghasilkan harga rata-rata dari barang-barang yang ditawarkan oleh supplier tertentu : INPUT SELECT AVG(harga) AS Harga_Rata_Rata FROM Barang WHERE KodeSup = ‘DLL01’ OUTPUT Harga_Rata_Rata --------------- 3.865000 ANALYSIS Satu-satunya perbedaan antara statemen SELECT tersebut dengan statemen sebelumnya adalah statemen tersebut berisi klausa WHERE. Klausa WHERE hanya akan menyaring barang-barang dengan KodeSup dari DLL01, dan karena itu, nilai yang dihasilkan di dalam Harga_Rata_Rata adalah rata-rata dari barang supplier tersebut.
Fungsi COUNT()COUNT() adalah untuk menghitung. Dengan menggunakan COUNT(), Anda dapat menentukan jumlah record dalam sebuah tabel, atau jumlah record yang sesuai dengan kriteria tertentu. COUNT() dapat digunakan dengan dua cara : · Gunakan COUNT() untuk menghitung jumlah record dalam sebuah tabel, entah field berisi nilai ataupun nilai NULL. · Gunakan COUNT(column) untuk menghitung jumlah record yang mempunyai nilai dalam field tertentu, dengan mengabaikan nilai-nilai NULL. Contoh pertama berikut ini menghasilkan total jumlah pelanggan dalam tabel Customer : INPUT SELECT COUNT(*) AS Jumlah_Customer FROM Customer OUTPUT Jumlah_Customer --------------- 5 ANALYSIS Pada contoh ini, COUNT(*) digunakan untuk menghitung semua record tanpa memperhatikan nilai-nilainya. Perhitungan ditampilkan dalam Jumlah_Customer.
Contoh berikut ini menghitung barang yang dikeluarkan oleh supplier tertentu : INPUT SELECT COUNT(KodeSup) AS Jumlah_Barang FROM Barang WHERE KodeSup='BRS01' OUTPUT Jumlah_Barang ------------- 3 ANALYSIS Statemen SELECT tersebut menggunakan COUNT(KodeSup) untuk menghitung barang yang dikeluarkan oleh supplier BRS01 yang tertera dalam kondisi WHERE pada baris ke 3. Output yang dihasilkan dari statemen diatas adalah sebanyak 3, artinya bahwa supplier BRS01 menawarkan barang sebanyak 3 buah dalam tabel Barang.
Fungsi MAX()MAX() akan menghasilkan nilai tertinggi pada sebuah field khusus. MAX() mengharuskan nama field ditentukan, seperti ditunjukkan berikut ini : INPUT SELECT MAX(Harga) AS Harga_Max FROM Barang
OUTPUT Harga_Max --------- 11.99 ANALYSIS MAX() disini menghasilkan harga item yang palin mahal pada tabel Barang.
Fungsi MIN()MIN() kebalikan dengan MAX(), MIN() akan menghasilkan nilai terendah pada sebuah field yang telah ditentukan. Seperti ditunjukkan berikut ini : INPUT SELECT MIN(Harga) AS Harga_Min FROM Barang OUTPUT Harga_Min --------- 3.49 ANALYSIS Disini MIN() disini menghasilkan harga item yang paling murah dari tabel Barang.
Fungsi SUM()SUM() digunakan untuk menhasilkan jumlah (total) nilai-nilai didalam field tertentu. Berikut ini contoh untuk menunjukkan hal tersebut. Tabel BarangJual berisi item-item sesungguhnya dalam suatu pesanan. Setiap item mempunyai harga dan jumlah, jadi harga perluasan untuk setiap item adalah harga*jumlah (harga item dikalikan jumlah pesanan). Total harga pesanan adalah jumlah semua harga perluasa dalam pesanan tersebut. Perhatikan statemen berikut : INPUT SELECT SUM(Harga*Jumlah) AS Harga_Total FROM BarangJual WHERE NoFaktur = ‘20005’;
OUTPUT Harga_Total ----------- 1698.00 ANALYSIS Fungsi SUM(Harga*Jumlah) menghasilkan jumlah seluruh harga yang telah dikembangkan pada suatu pesanan, dan klausa WHERE memastikan bahwa item pesanan yang benar yang dimasukkan.
6.2 Menggabungkan Fungsi-fungsi AgregatSejauh ini semua contoh fungsi agregat yang digunakan mempunyai fungsi tunggal. Tetapi sebenarnya statemen SELECT dapat berisi sesedikit atau sebanyak mungkin fungsi yang diperlukan. Perhatikan contoh berikut : INPUT SELECT COUNT(*) AS Jumlah_Barang, MIN(Harga) AS Harga_Min, MAX(Harga) AS Harga_Max, AVG(Harga) AS Harga_Rata_Rata FROM Barang; OUTPUT Jumlah_Barang Harga_Min Harga_Max Harga_Rata_Rata ------------- --------- --------- --------------- 7 3.49 11.99 6.061429 ANALYSIS Disini statemen SELECT tunggal melakukan empat kalkulasi agregat dalam satu langkah dan menghasilkan empat nilai (jumlah item pada tabel Barang, dan harga barang termurah, termahal dan rata-rata).Alias à Pemberian nama lain yang diberikan setelah klausa AS. Bandingkan hasilnya jika pada proses input tidak diberikan alias.
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 854 Comments (0)
![]() Write comment
|









